fbpx
Trimester Ketiga Kehamilan

Trimester Ketiga Kehamilan

Trimester Ketiga Kehamilan

trimester ketiga kehamilan
Photo by pinterest

Bagi sebagian besar ibu hamil, trimester ketiga adalah saat-saat yang paling melelahkan, paling tidak nyaman, bahkan begitu menegangkan. Karena trimester ketiga merupakan saat-saat menjelang kelahiran si kecil. Nah, untuk itu bunda perlu mengetahui infomasi lebih lanjut mengenai kehamilan trimester ketiga agar bunda sudah jauh lebih siap dan tidak perlu merasa cemas lagi.

Pengertian trimester ketiga kehamilan

Trimester ketiga kehamilan adalah ukuran tahapan kehamilan pertiga bulan ketiga untuk menentukan apa yang terjadi pada ibu hamil dan apa yang terjadi pada janin yang sedang dikandungnya. Berbeda dengan trimester kedua dan trimester pertama kehamilan, pada trimester ketiga kehamilan ini, ibu hamil akan menghadapi banyak tantangan fisik dan emosional.

Trimester ketiga ini  berlangsung dari minggu ke-28 hingga minggu ke-40. Pada minggu-minggu terakhir ini, perkembangan bayi sudah jauh lebih matang, tulang-tulang bayi sudah terbentuk sepenuhnya. Bayi juga sudah mulai dapat melihat cahaya. Kepala bayi juga sudah seharusnya menghadap ke bawah. Perkembangan bayi dianggap sudah cukup sempurna karena organ tubuhnya sudah dapat berfumgsi dengan baik.

Perubahan tubuh saat trimester ketiga

trimester ketiga kehamilan
Photo from rookiedoctor.com

Saat trimester ketiga, tubuh ibu hamil akan mengalami beberapa perubahan salah satunya terjadi pembengkakan pada bagian-bagian tubuh tertentu, seperti pada pergelangan kaki, tangan, jari-jemari, serta wajah. Pembengkakan yang terjadi dapat disertai dengan rasa nyeri yang cukup sakit. Pada trimester ketiga, payudara ibu hamil akan mulai mengeluarkan ASI, karena hormon ibu hamil yang merangsang untuk memproduksi ASI. Dilansir dari hellosehat.com, ada beberapa perubahan tubuh ibu hamil yang mungkin dapat terjadi, diantaranya :

  1. Kenaikan Berat Badan

Perubahan yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi sebagian ibu hamil, karena hampir semua ibu hamil saat trimester ketiga mengalami kenaikan berat badan. Namun, jangan coba-coba untuk menjalankan program diet ketat ya bunda, karena hal tersebut dapat menyebabkan risiko bagi bunda dan si kecil. Cukupi nutrisi harian dengan makanan yang bergizi, seperti sayuran-sayuran, buah-buahan, dan lain sebagainya.

  1. Muncul Kontraksi Palsu

Kontraksi palsu memang jarang terjadi pada ibu hamil, namun tidak menutup kemungkinan hal ini terjadi pada bunda sendiri. Kontraksi palsu ini memang normal saja terjadi pada ibu hamil ditrimester ketiga. Kondisi ini terjadi karena adanya persiapan rahim untuk menghadapi persalinan. Kontraksi palsu ditandai dengan otot-otot rahim yang mengencang. Kontraksi ini kurang lebih terjadi selama 30 detik dan bisa saja terjadi selama beberapa kali.

  1. Bagian Tubuh Mengalami Pembengkakan

Bagian tubuh yang bengkak diakibatkan oleh pembuluh darah yang tertekan. Sehingga aliran darah menjadi jauh lebih lambat. Pada akhirnya menyebabkan penumpukan cairan di beberapa bagian tubuh. Jika bunda ketahui, tubuh wanita hamil menghasilkan darah 50% lebih banyak dibandingkan pada saat kondisi normal. Semakin besar perut ibu hamil, maka akan semakin banyak pula pembuluh darah yang tertekan di sekitar rahim.

  1. Napas Lebih Pendek

Saat ibu hamil bernapas, napasnya akan jauh lebih pendek dibandingkan saat dalam keadaan normal. Penyebabnya adalah diafragma bergerak naik sekitar 4 cm dari posisi sebelum hamil. Janin yang ada di dalam kandungan juga mendorong rahim sehingga ruang udara yang ada di dalam paru-paru juga dikompres. Oleh karena itu, napasnya wanita hamil jauh lebih pendek dibandingkan napasnya seseorang dalam keadaan normal.

  1. Merasakan Panas Perut

Panas perut pada ibu hamil seringkali terjadi. Sensasi panas ini diakibatkan oleh asam lambung yang naik ke kerongkongan. Hal ini dapat terjadi karena ada hormon progesteron yang melemaskan katup pemisah antara kerongkongan dan lambung, sehingga asam lambung dapat naik. Selain itu, hormon progesteron juga dapat memperlambat kontraksi di dalam usus, sehingga pencernaan menjadi lebih lambat.

Perkembangan janin saat trimester ketiga

Saat trimester ketiga, hari kelahiran Si Kecil semakin mendekat. Selain itu, pada trimester ketiga pula, perkembangan dan pertumbuhan janin sudah semakin terlihat. Lalu, sudah sampai mana perkembangan Si Kecil saat trimester ketiga ini? Masih dikutip dari laman hellosehat.com, berikut penjelasannya :

Usia kandungan 7 bulan (minggu ke-28 sampai minggu ke-31)

Perkembangan usia janin yang sudah menginjak usia 7 bulan adalah panca inderanya sudah mulai dapat berfungsi dengan baik, bahkan Si Kecil sudah mampu merespon suara dari luar dengan gerakan-gerakan di dalam perut. Selain itu, Si Kecil juga sudah mampu menyimpan beberapa nutrisi dari makanan yang ibu makan. Kulitnya pun sudah tidak terlalu keriput, namun masih sedikit kemerahan.

Usia kandungan 8 bulan (minggu ke-32 sampai minggu ke-36)

Pada usia kandungan yang sudah menginjak 8 bulan ini, berat badan si kecil sudah mulai ideal untuk kelahiran yaitu antara 2,4 kg hingga 4 kg. Kulitnya pun sudah mulai menjadi halus dan rambut-rambut halus di tubuh janin pun sudah mulai menghilang, serta warna kulitnya pun berubah menjadi merah muda. Saat trimester ketiga janin masih terus mengembangkan kekebalan tubuhnya untuk melawan penyakit saat hari kelahiran nanti.

Usia kandungan 9 bulan (minggu ke-37 sampai minggu ke-42)

Saat usia kandungan memasuki 9 bulan, tubuh serta organ janin sudah mulai terbentuk dengan sempurna. Kuku janin pun sudah mulai panjang, serta dikepala janin pun sudah mulai ditumbuhi dengan rambut-rambut halus. Alat kelamin juga sudah terbentuk dengan baik seperti testis atau labia. Tak kalah menakjubkannya, janin dalam usia kandungan 9 bulan sudah dapat melihat dan mendengar, bahkan mampu merespon suara dari luar. Berat badan janin pada usia kandungan 9 bulan juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Kebutuhan nutrisi saat trimester ketiga

Kebutuhan nutrisi saat trimester ketiga tentu penting untuk diperhatikan, karena kebutuhan nutrisi harian sangat bermanfaat untuk kesehatan ibu dan buah hati. Berikut ini nutrisi penting yang harus dipenuhi pada trimester ketiga :

  1. Asam Folat

Asam folat adalah salah satu kebutuhan nutrisi ditrimester ketiga yang harus bunda penuhi. Asam folat memiliki manfaat yang positif untuk kesehatan janin, yaitu mampu membantu mendukung tumbuh kembang janin lebih baik.Asam folat dapat bunda peroleh dari sayur-sayuran, sereal gandum utuh dan buah tomat.

  1. Vitamin D

Vitamin D berguna untuk mengatur kadar kalsium dalam fosfat, serta vitamin ini juga memiliki manfaat untuk menjaga tulang dan gigi bayi tetap sehat dan kuat. Vitamin D dapat diperoleh dengan mengonsumsi ikan salmon, telur, sereal gandum, dan susu.

  1. Vitamin C

Vitamin C ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh ibu hamil dan kesehatan janin. Selain itu, vitamin C juga dapat melindungi sel dan jaringan tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Vitamin C terkandung dalam buah jeruk, buah berry, brokoli, tomat dan kol.

  1. Vitamin A

Vitamin A berfungsi untuk mendukung perkembangan penglihatan janin. Selain itu, vitamin A juga memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan sistem kekebalan tubuh yang baik, bunda dan Si Kecil tidak akan mudah terserang infeksi dari virus. Vitamin A dapat diperoleh dari bayam, brokoli, buah mangga dan ubi.

Tips sehat ibu hamil saat trimester ketiga

Menjaga kesehatan begitu penting untuk bunda perhatikan, terlebih saat bunda sedang hamil ditrimester ketiga. Saat trimester ketiga, kesehatan bunda harus benar-benar dijaga, karena saat ini adalah bulan-bulan terakhir menjelang kelahiran Si Kecil. Berikut ada beberapa tips sehat untuk ibu hamil saat trimester ketiga :

  1. Tetap aktif bergerak
  2. Minum air putih yang cukup
  3. Ikut kelas persiapan melahirkan
  4. Jangan mengangkat beban yang terlalu berat
  5. Makan-makanan yang bergizi, terutama yang mengandung zat besi

Itulah beberapa informasi penting yang harus bunda ketahui mengenai trimester ketiga kehamilan. Dengan informasi ini, diharapkan bunda tidak terlalu cemas, mengingat hari kelahiran Si Kecil yang sudah cukup dekat. Rajin konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran, serta konsumsi makanan yang bergizi. Semoga persalinannya lancar ya bunda!

Referensi

Artikel Terkait

Trimester Kedua Kehamilan

Trimester Kedua Kehamilan

Trimester Kedua Kehamilan

trimester kedua kehamilan
Image by MedicalPrudens from Pixabay

Trimester kedua merupakan saat-saat yang paling mendamaikan bagi ibu hamil. Meskipun tetap saja masih merasakan sakit, namun rasa sakit yang diakibatkan tanda-tanda kehamilan sudah mulai mereda. Selain itu, energi bunda juga sudah mulai terkumpul untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Salah satunya untuk tampil cantik di depan suami dengan mulai rutin menggunakan skincare untuk ibu hamil. Lalu apa saja perubahan kehamilan pada trimester kedua?  Baik, sebelum lanjut ke informasi selanjutnya, akan lebih baik bunda simak informasi di bawah ini terlebih dahulu.

Pengertian trimester kedua kehamilan

Trimester kedua kehamilan adalah ukuran tahapan kehamilan pertiga bulan kedua untuk menentukan apa yang terjadi pada ibu hamil dan apa yang terjadi pada janin yang sedang dikandungnya. Pada trimester kedua ini rasa mual dan muntah sudah mulai berkurang atau bahkan hilang. Kehamilan trimester kedua ini mulai pada minggu ke-13 hingga minggu ke-27. Pada minggu-minggu ini ibu hamil masih tetap merasakan perubahan dan ketidaknyamanan dalam tubuh ibu hamil. Oleh karena itu, bunda perlu mengetahui apa saja perubahan dan ketidaknyamanan yang akan terjadi.

Perubahan tubuh saat trimester kedua

trimester kedua kehamilan
Photo from rohtoaohalclinic.com

Dilansir dari hellosehat.com, ada beberapa perubahan yang dapat terjadi pada trimester kedua yang umum dialami oleh ibu hamil, antara lain:

  1. Perut Membesar

Saat usia kandungan mulai beranjak 4 bulan ke atas, janin pun semakin tumbuh dan berkembang. Tentunya setelah janin semakin membesar, rahim yang ada di dalam perut ibu pun ikut membesar. Akibatnya perut semakin membesar dan bunda mulai perlu untuk menggunakan baju hamil untuk memberi ruang agar tidak menganggu sistem pernapasan.

  1. Payudara Membesar

Selain perut yang membesar, payudara pun akan ikut membesar, karena hormon kehamilan terus merangsang payudara dan kelenjar susu untuk siap memproduksi ASI. Selain itu, jika bunda perhatikan kembali kearea puting payudara akan menjadi lebih gelap dan akan muncul tonjolan-tonjolan kecil disekitarnya.

  1. Mulai Muncul Strecthmark

Menurut lembaga British Columbia, stretchmark adalah fenomena alami yang umumnya akan memudar bahkan hilang total setelah hamil. Namun, tidak semua wanita hamil mengalaminya. Stretchmark muncul karena peregangan kulit ketika perut membesar dan berat badan naik. Untuk mengatasinya, oleskan losion atau krim anti stretch mark saat masa kehamilan.

  1. Sakit Punggung

Sakit punggung mungkin saja dirasakan oleh ibu hamil, bagaimana tidak? Peningkatan berat badan yang cukup drastis dapat memberikan tekanan yang berlebihan pada punggung. Sehingga muncul rasa pegal dan nyeri di punggung. Untuk mengatasinya, biasakan berdiri dalam posisi tegak, gunakan kursi yang nyaman dan kokoh untuk duduk dan untuk sementara waktu hindari membawa beban yang terlalu berat.

Ketidaknyamanan saat trimester kedua

Dikutip dari laman, alodokter.com. Ada beragam ketidaknyamanan yang bisa saja dirasakan oleh ibu hamil saat kehamilan trimester kedua. Berikut diantaranya :

  1. Pusing
  2. Hidung tersumbat
  3. Masalah pada gigi dan gusi
  4. Perubahan kulit
  5. Kram perut dan kram kaki

Perkembangan Janin Saat Trimester Kedua

Masih dilansir dari hellosehat.com, pada trimester kedua ketika perut ibu hamil semakin membesar, maka semakin banyak pula perubahan pada janin saat trimester kedua. Berikut penjelasannya :

Usia kandungan 4 bulan (minggu ke-16 sampai minggu ke-20)

Pada usia kandungan yang menginjak 4 bulan, wajah janin dan rambut kepalanya sudah tampak jelas ketika di USG. Bahkan, pada usia 4 bulan ini, bunda dapat mengetahui jenis kelamin calon buah hati bunda. Bukan hanya itu saja, janin juga sudah mulai dapat menangkap suara dari luar. Oleh karena itu, perdengarkan perkataan-perkataan yang baik pada Si Kecil.

Usia kandungan 5 bulan (minggu ke-20 sampai minggu ke-24)

Saat trimester kedua dan usia kandungan menginjak 5 bulan, perkembangan janin sudah mulai muncul kembali, yaitu tumbuhnya alis dan bulu mata, serta rambut berbulu halus (lanugo) di seluruh tubuh janin. Pada usia kandungan 5 bulan juga, kulit janin masih tipis dan berkilau karena ditutupi lapisan pelindung berwarna krem. Kaki bayi sudah mulai dapat bergerak dan bakal gigi juga sudah mulai terbentuk di trimester kedua ini.

Usia kandungan 6 bulan (minggu ke-24 sampai minggu ke-28)

Pada usia kandungan menginjak usia 6 bulan, sistem pernapasan bayi sudah mulai dapat bekerja karena paru-parunya sudah memproduksi zat surfaktan. Selain itu juga, mata janin sudah mulai dapat terbuka dan tertutup. Tendangan dan gerakan dari bayi pun sudah mulai dapat dirasakan. Namun, jika ini adalah kehamilan pertama kali, maka tendangan bayi kemungkinan bisa terasa pada minggu ke-25.

Risiko dan tanda bahaya di trimester kedua

Tidak dapat dipungkiri lagi, bahwasannya kehamilan pada trimester kedua ini adalah masa-masa ibu hamil yang paling tenang, hanya saja tidak menutup kemungkinan untuk terjadinya risiko dan muncul tanda bahaya. Oleh karena itu, bunda perlu berhati-hati dan tetap menjaga kesehatan dengan memenuhi kebutuhan nutrisi harian bunda dengan lengkap agar keselataman ibu dan janin dapat dipastikan.

Berikut ada beberapa risiko dan tanda bahaya yang mungkin dapat terjadi pada trimester kedua ini, dilansir dari hellosehat.com :

  1. Perdarahan Vagina

Perdarahan vagina pada trimester kedua mungkin saja bunda alami, karena hampir 20 % wanita hamil mengalaminya. Perdarahan pada vagina bisa saja merupakan peringatan pertama dari risiko keguguran. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan keguguran :

  • Masalah rahim
  • Kelainan kromosom
  • Penyakit autoimun, seperti lupus
  • Inkompetensi serviks
  • Racun lingkungan
  • Minum obat-obatan sembarangan
  • Riwayat keguguran

Masalah keguguran ini dapat bunda atasi dengan cara mencegah risiko keguguran. Masalah-masalah seperti ini harus dapat bunda hadapi dengan cara yang bijak dan jangan lupa untuk tetap melakukan pencegahan dengan pola hidup yang bersih dan sehat agar hal tersebut jangan sampai terjadi.

  1. Ketuban Pecah Dini

Ketuban seharusnya pecah saat waktunya bunda melahirkan, namun ketika ketuban pecah saat sebelum waktunya melahirkan, hal tersebut dapat memunculkan masalah pada bayi. Padahal, ketuban itu sendiri memiliki manfaat untuk melindungi bayi terhadap infeksi. Namun, jika hal tersebut sudah terlanjur terjadi, mau tidak mau kelahiran prematur harus segera dilakukan. Jika tidak, risiko lain yang lebih berbahaya dapat menyerang ibu dan Si Buah Hati. Kelahiran prematur pun juga dapat berisiko bagi bayi dalam jangka panjang.

  1. Preeklampsia

Preeklampsia adalah masalah tekanan darah tinggi yang dapat terjadi pada ibu hamil dikehamilan 20 minggu. Preeklampsia dapat terjadi meskipun bunda tidak memiliki tekanan darah tinggi sebelumnya. Pada umumnya preeklampsia terjadi pada trimester kedua, namun bagi bunda yang baru pertama kali hamil, preeklampsia ini lebih mungkin terjadi pada trimester ketiga atau trimester akhir.

Kebutuhan nutrisi saat trimester kedua

Kebutuhan nutrisi saat trimester kedua tentu penting untuk diperhatikan, karena kebutuhan nutrisi harian dapat bermanfaat untuk tumbuh kembang Si Kecil dan kesehatan bunda sendiri. Berikut ini nutrisi penting yang harus dipenuhi pada trimester kedua :

  1. Air

Air adalah salah satu cairan yang diperlukan bagi tubuh. Saat hamil, bunda lebih banyak membutuhkan air dibanding sebelum hamil, karena saat hamil, air akan digunakan untuk membantu terbentuknya plasenta dan kantong ketuban dalam rahim. Jika bunda mengalami dehidrasi saat hamil trimester kedua, janin dapat mengalami cacat tabung saraf dan penurunan produksi ASI.

  1. Asam lemak omega-3

Asam lemak omega memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan ibu dan janin. Asam lemak omega-3 berfungsi mendukung perkembangan jantung, otak, mata, sistem kekebalan tubuh dan sistem saraf pusat janin dalam kandungan. Selain itu, asam omega-3 juga dapat mencegah persalinan prematur, menurunkan risiko preeklampsia dan mengurangi kemungkinan depresi pasca persalinan. Asam lemak omega-3 dapat terkandung dalam beberapa makanan dibawah ini :

  • Telur
  • Ikan salmon
  • Biji-bijian
  • Buah alpukat
  • Minyak canola
  • Minyak flaxseed
  1. Vitamin D

Vitamin D dapat berasal dari sinar matahari dan makanan sumber vitamin D. Untuk mendapatkan vitamin D yang alami, bunda perlu berjemur selama 5 menit hingga 15 menit sehari, diantara pukul 10 pagi hingga pukul 3 sore. Vitamin D ini berguna untuk membantu membangun tulang dan gigi janin yang sedang berkembang. Vitamin D dapat diperoleh dari sumber makanan di bawah ini :

  • Ikan salmon
  • Kuning telur
  • Suplemen vitamin D khusus ibu hamil
  • Keju

Nah itu dia beberapa nutrisi yang perlu bunda penuhi dalam sehari-hari ditrimester kedua ini. Ada yang perlu bunda ingat, ibu hamil tidak disarankan untuk menjalankan program diet, karena bayi yang ada di dalam kandungan bunda sedang membutuhkan gizi yang cukup untuk tumbuh kembang yang optimal. Jika bunda ngidam sesuatu, selama itu baik bagi tubuh bunda penuhi saja keinginannya. Jangan lupa untuk tetap konsultasi ke dokter ya bun.

Referensi

Artikel Terkait

Trimester Pertama Kehamilan

Trimester Pertama Kehamilan

Trimester Pertama Kehamilan

Trimester pertama kehamilan
Photo from pexels

Trimester pertama kehamilan dimulai pada hari pertama haid terakhir dan berlangsung hingga akhir minggu ke-12. Tahukah bunda? Apa saja yang terjadi pada ibu hamil dan janin pada trimester pertama ini? Sebelum dilanjutkan, ada baiknya bunda simak informasi berikut ini terlebih dahulu.

Pengertian trimester pertama kehamilan

Trimester pertama kehamilan atau disingkat TM 1 adalah ukuran tahapan kehamilan pertiga bulan pertama untuk menentukan apa yang terjadi pada ibu hamil dan apa yang terjadi pada janin yang sedang dikandungnya. Pada trimester pertama ini, bunda akan sering mengalami mual di pagi hari secara berulang kali. Istilah ini seringkali dikenal dengan sebutan morning sickness. Meskipun disebut morning sickness, kondisi ini tidak hanya terjadi pada pagi hari, tetapi juga pada siang hari, sore hari atau bahkan pada malam hari. Kondisi seperti ini bisa menjadi tanda awal kehamilan.

Perubahan tubuh saat trimester pertama

Trimester pertama kehamilan
Image by Vidmir Raic from Pixabay

Dikutip dari laman halodoc.com, di trimester pertama bunda akan mengalami sejumlah perubahan tubuh, diantaranya :

  1. Nyeri Payudara

Nyeri payudara adalah salah satu perubahan tubuh saat bunda hamil di trimester pertama. Pada trimester pertama payudara bunda akan sedikit mengalami perubahan, yaitu payudara menjadi lebih sensitif, terasa nyeri, dan terasa sakit ketika disentuh. Ukuran payudara bunda pun akan semakin membesar. Oleh karena itu, bunda perlu menggunakan bra yang lebih nyaman ketika digunakan.

  1. Perubahan Kulit

Pada trimester pertama, bunda akan mengalami perubahan kulit yang cukup signifikan. Salah satunya pada bagian wajah, kulit ibu hamil di bagian wajah akan lebih bercahaya karena peningkatan sirkulasi darah di bawah kulit. Kemungkinaan lain yang dapat terjadi adalah kulit ibu hamil juga bisa cenderung kusam dikarenakan bercak berwarna gelap pada kulit (melasma) yang dapat muncul di pipi, dahi, dan hidung.

  1. Ukuran Perut Membesar

Ukuran perut membesar adalah salah satu perubahan pada ibu hamil di trimester pertama. Ibu hamil akan dapat langsung mengenali tanda awal kehamilan dengan melihat perut yang semakin membesar. Ada juga ibu hamil yang belum dapat merasakan tanda peubahan ini.

  1. Perubahan Berat Badan

Saat bunda hamil, berat badan bunda akan semakin meningkat. Namun, ibu hamil tetap tidak dianjurkan untuk menjalankan program diet, karena ini akan berisiko pada pertumbuhan dan perkembangan bayi. Pada trimester pertama ini, ibu hamil akan mengalami peningkatan berat badan sebanyak 1,5kg hingga 3 kg dari berat badan sebelum hamil.

  1. Perubahan Vagina

Pada saat trimester pertama, ibu hamil akan mengalami perubahan pada vaginanya, yaitu lapisan vagina menjadi lebih tebal dan kurang sensitif.  Selain itu, ibu hamil juga dapat mengalami keputihan dan perdarahan. Perdarahan ini diakibatkan oleh sel telur yang sudah dibuahi sperma dan berhasil menempel pada dinding rambut.

Hal yang perlu dihindari saat trimester pertama kehamilan

Ada hal-hal yang perlu bunda hindari saat trimester pertama kehamilan agar bunda dapat lebih berhati-hati untuk menjaga janin yang ada di dalam kandungan. Dilansir dari halodoc.com, berikut ulasannya :

  • Hindari kebiasaan merokok.
  • Hindari untuk mengonsumsi obat-obatan sembarangan tanpa anjuran dokter.
  • Batasi konsumsi kafein.
  • Sebaiknya hindari konsumsi daging yang diawetkan.
  • Hindari konsumsi ikan mentah dan makanan laut yang bermerkuri tinggi.
  • Minum-minuman susu yang tidak di pasteurisasi

Kebutuhan nutrisi saat trimester pertama

Masih dilansir dari halodoc.com, berikut beberapa kebutuhan nutrisi saat trimester pertama yang perlu bunda ketahui :

  • Asam Folat

Asam folat memiliki manfaat untuk mendukung perkembangan otak dan sum-sum tulang bayi. Asam folat dapat kita temukan pada sayuran hijau, buah jeruk, dan kacang-kacangan.

  • Protein

Protein berguna untuk membentuk sel-sel baru dalam janin. Protein dapat kita temukan dalam satu butir telur, tahu, tempe, daging, susu, dan yang lainnya. Disarankan untuk mengonsumsi makanan sumber protein sebanyak 2-3 porsi per hari.

  • Vitamin A

Vitamin A bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan sistem kekebalan tubuh janin. Vitamin A ini dapat bunda temukan didalam buah-buahan dan sayur-sayuran, seperti mangga, melon, pepaya, wortel, bayam, ubi dan labu.

  • Kalsium dan vitamin D

Kalsium dan vitamin D berfungsi untuk membantu pertumbuhan tulang janin. Selain itu, kalsium dan vitamin D juga berfungsi untuk melancarkan sistem peredaran darah, kerja sistem otot dan saraf janin. Nutrisi ini dapat kita peroleh dari brokoli, ikan, susu, sinar matahari pada pagi hari dan lain sebagainya.

  • Zat besi

Zat besi berguna untuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh ibu hamil dan janin. Maka dari itu, konsumsi makanan sumber zat besi, seperti ayam, ikan, daging tanpa lemak dan sayuran hijau.

Itulah beberapa hal yang berkaitan dengan trimester pertama kehamilan. Bunda harus menjaga kehamilan bunda di trimester pertama ini, mengingat kondisi janin masih belum cukup kuat dan rentan mengalami risiko keguguran. Oleh karena itu, bunda harus mengetahui tips mencegah terjadinya keguguran di awal kehamilan. Jangan lupa untuk konsultasi ke dokter kandungan, terutama saat bunda mengalami gejala atau gangguan kesehatan selama kehamilan.

Referensi

Artikel Terkait

Persiapan Hari Kelahiran Si Kecil

Persiapan Hari Kelahiran Si Kecil

Persiapan Hari Kelahiran Si Kecil

persiapan kelahiran si kecil
Photo by Wes Hicks on Unsplash

Persiapan hari kelahiran si kecil adalah suatu kabar yang menggembirakan bagi pasangan suami istri (pasutri). Untuk menyambut kelahiran Si Kecil tentu pasutri harus menyiapkan mental dari segi fisik dan psikis.Terlebih bagi bunda yang sebelumnya mempunyai riwayat keguguran seringkali didatangi rasa khawatir hal tersebut akan terulang kembali. Setelah membaca tips ampuh mencegah keguguran, harusnya bunda sudah jauh lebih optimis ya bun. Oleh karena itu, pasutri pun harus saling memotivasi dan bekerjasama untuk mempersiapkan perlengkapan menjelang kelahiran Si Kecil. Lalu perlengkapan apa saja yang perlu dipersiapkan untuk kelahiran Si Kecil ?

Sebelum beranjak ke informasi selanjutnya, ada beberapa informasi dibawah ini yang perlu bunda ketahui terlebih dahulu.

Hari Kelahiran Si Kecil

Hari kelahiran Si Kecil dapat bunda perkirakan dengan usia kehamilan. Penting diketahui, usia kehamilan di dalam kandungan bukan ditentukan dari tanggal terjadinya pembuahan setelah suami istri berhubungan intim, namun di hitung dari hari pertama menstruasi terakhir sang istri.

Oleh karena itu, perkiraan usia kehamilan sangat penting diketahui untuk melihat perkembangan janin, serta langkah apa yang harus dilakukan masing-masing usia kehamilan. Bahkan yang tak kalah penting, bunda juga bisa mengetahui perkiraan hari lahir Si Kecil.Untuk mengetahui usia kehamilan ada beberapa metode yang dapat menjadi patokan, dilansir dari popmama.com :

  1. Metode hari pertama menstruasi
  2. Metode USG
  3. Pemeriksaan tinggi puncak rahim (fundus uteri)
  4. Menghitung hari perkiraan lahir dengan HPHT

Persiapan melahirkan

persiapan kelahiran si kecil
Photo by Ignacio Campo on Unsplash

Dilansir dari alodokter.com, ada beberapa hal yang perlu bunda persiapkan menjelang hari kelahiran si kecil :

Persiapan rumah sakit dan dokter

Persiapan rumah sakit dan dokter, kedua hal ini penting untuk diperhatikan dari jauh-jauh hari. Pilihlah dokter dan rumah sakit yang membuat bunda nyaman dan pilihlah rumah sakit yang mempunyai fasilitas cukup memadai seperti kamar, ruang bersalin, ruang tes kehamilan , serta tenaga medis yang siap melakukan operasi Caesar saat dalam kondisi darurat dan lain sebagainya.

Perlengkapan bayi yang harus dipersiapkan

Dikutip dari laman jatisariku.com, ada beberapa perlengkapan yang harus dipersiapkan menjelang hari kelahiran bayi :

  1. Popok

Salah satu perlengkapan bayi yang harus dipersiapkan adalah popok. Bunda pun harus cerdas dalam memilih popok untuk Si Kecil. Popok terdiri dari 3 jenis, ada popok sekali pakai, popok kain dan cloth diaper. Setiap jenis popok memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Mengingat frekuensi bayi yang pipis 2 jam sekali, bunda perlu mempersiapkan setidaknya 12 buah popok dalam seharinya.

  1. Kain Bedong

Kain bedong dapat digunakan untuk selimut bayi, menghangatkan bayi dan melindungi kulit bayi. Jumlah kebutuhan kain bedong sama dengan kebutuhan popok, karena saat popok basah, kain bedong pun akan ikut basah. Oleh karena itu, perlu menyiapkan setidaknya 12 buah kain bedong untuk setiap harinya.

  1. Diapers

Saat kondisi dingin terutama pada malam hari, frekuensi bayi pipis bisa sampai 1 jam sekali. Oleh karena itu bunda perlu menyiapkan diapers untuk menjaga kenyamanan tidurnya. Disarankan untuk memilih diapers yang buka tutup, jangan yang tipe celana. Hal ini dapat memudahkan bunda untuk membersihkan si kecil saat dia pup.

  1. Baju bayi

Baju bayi memiliki dua jenis, baju bayi dengan lengan pendek dan baju bayi dengan lengan panjang. Baju bayi yang berlengan pendek biasanya dipakai saat cuaca panas dan baju bayi berlengan panjang dipakai saat cuaca dingin, atau sesuai dengan kondisi Si Kecil. Untuk baju bayi, setidaknya kita mempersiapkan hingga 2 lusin, 1 lusin lengan panjang dan 1 lusin lengan pendek. Jangan lupa persiapkan baju bayi yang khusus untuk acara-acara resmi.

  1. Gurita bayi

Gurita ini sejenis kain yang menutup bagian dada hingga perut si kecil. Menurut medis, pemakaian gurita pada bayi tidak boleh terlalu ketat karena akan mengganggu sitem pernapasan pada bayi. Hal ini tergantung kondisi si bayi. Jika bayi masih merasa nyaman dengan gurita, maka dipakai saja tidak mengapa, namun jika bayi merasa tidak nyaman dengan gurita hendaknya dilepas saja guritanya. Setidaknya harus tetap mempersiapkan gurita 1 lusin untuk bayi.

  1. Kaos dalam (singlet)

Kaos dalam adalah pengganti gurita. Jika bayi tidak merasa nyaman dengan gurita, kaos dalam dapat menjadi penggantinya. Kaos dalam dapat berfungsi untuk tetap menjaga kehangatan bayi. Satu lusin kaos dalam cukup untuk dipakai si kecil dalam sehari-hari.

  1. Celana

Celana memiliki berbagai macam jenis. Ada yang celana panjang, ada yang celana pendek. Ada yang memiliki lubang di bagian kaki, ada juga yang tidak memiliki lubang kaki.  Selain celana digunakan untuk kehangatan, celana juga digunakanuntuk menutupi diapers.

  1. Kaos kaki dan sarung tangan

Kaos kaki berfungsi untuk menghangatkan kaki, sama halnya dengan sarung tangan. Sarung tangan memiliki fungsi untuk menghangatkan tangan dan juga memiliki fungsi untuk pelindung kuku bayi supaya tidak mencakar wajahnya sendiri. Untuk kaos kaki dan sarung tangan, paling tidak persiapkan masing-masing sebanyak 1 lusin.

  1. Perlengkapan mandi

Perlengkapan mandi tidak boleh sampai terlupakan dan wajib untuk dipersiapkan. Terdapat berbagai macam peralatan mandi yang dapat digunakan, seperti bak mandi bayi, shampo bayi, sabun beserta tempat sabunnya dan handuk lembut.

  1. Perlengkapan kesehatan

Perlengkapan kesehatan untuk bayi seperti gunting kuku, termometer, sikat gigi khusus bayi, plester anti demam, minyak telon atau minyak kayu putih dan perlengkapan tambahan lainnya sesuai kebutuhan Si Kecil. Jika bayi bunda demam, disarankan untuk banyak-banyak minum ASI dan bayi dijemur agar lekas pulih.

  1. Gendongan dan kain panjang (jarik)

Gendongan digunakan untuk menggendong bayi dalam waktu yang cukup lama. Gendongan juga digunakan agar bayi merasa nyaman, selain itu juga untuk mencegah risiko bayi terjatuh. Untuk jenis gendongan itu sendiri, ada gendongan depan dan gendongan belakang. Saat usia Si Kecil masih balita, sebaiknya gunakan gendongan depan terlebih dahulu.

  1. Terpal anti pipis

Terpal dengan ukuran 70 cm x 90 cm sudah cukup jika digunakan untuk alas bayi. Terpal anti pipis ini digunakan ditempat tidur bayi untuk mencegah jika bayi pipis. Dengan terpal anti pipis ini, maka pipisnya tidak akan membasahi kasur atau tempat tidurnya. Sediakan terpal anti pipis sesuai kebutuhan, paling tidak persiapkan 2 buah terpal.

  1. Tempat tidur bayi

Persiapkan perlengkapan bayi yang satu ini yaitu tempat tidur bayi. Tempat tidur bayi digunakan untuk tempat istirahat bayi atau bahkan digunakan untuk tempat bermainnya. Jangan lupa untuk persiapkan kelambu bayi. Kelambu bayi ini memiliki fungsi untuk menjaga bayi dari serangan nyamuk yang mungkin hinggap ditempat tidur bayi.

  1. Botol dot dan alat steril botol

Perlengkapan selanjutnya yang perlu bunda persiapkan adalah botol dot dan alat steril dot. Untuk botol dot, disarankan menggunakan dot yang BPA Free untuk menjaga kesehatan bayi. Dianjurkan untuk memiliki setidaknya 4 botol dot, sehingga ketika Si Kecil membutuhkan dot lagi tidak perlu mencucinya terlebih dahulu. Untuk membersihkan dot, bunda dapat merebus dotnya dalam air mendidih atau bunda juga bisa membeli alat steril dot. Pilihlah sesuai kondisi bunda.

  1. Perlengkapan bedak

Selain ada skincare untuk ibu hamil, ada juga skincare untuk bayi, yaitu perlengkapan bedak bayi. Perlengkapan bedak biasanya sudah terdiri dari kotak bedak, 2 spons bedak. Gunanya menggunakan 2 spons adalah 1 spons untuk daerah pantat, 1 spons untuk daerah muka dan sekitarnya. Jika bunda memiliki budget lebih bisa membeli perlengkapan bedak yang lebih lengkap, didalamnya sudah terdapat baby oil, cutton bud, parfum bayi dan lain-lain.

  1. Tisu basah

                       

Tisu basah dapat bunda gunakan untuk membersihkan pup atau pipis bayi. Jika bunda ingin lebih menghemat pengeluaran, bunda dapat menggunakan tisu wajah yang telah dibasahi oleh air. Terkadang ada kasus bayi yang alergi dengan tisu basah, bunda dapat menggantinya dengan tisu wajah yang telah dibasahi oleh air.

Nah, itu dia beberapa langkah menyambut persiapan hari kelahiran si kecil. Kondisi setiap individu tentu berbeda, oleh karena itu belilah perlengkapan bayi sesuai dengan kondisi keuangan masing-masing rumah tangga. Semoga informasi ini dapat bermanfaat.

Referensi

Artikel Terkait

Ngidam tidak dituruti si Kecil jadi ngiler?

Ngidam tidak dituruti si Kecil jadi ngiler?

Mitos atau Fakta ? Ngidam Tidak Dituruti Si Kecil jadi Ngiler ?

ngidam ngiler
Photo from pexels

Ngidam adalah suatu kondisi yang dapat terjadi pada ibu hamil dan hampir sebagian ibu hamil mengalaminya di awal kehamilan. Ngidam akan membuat ibu hamil ingin mengonsumsi makanan apapun yang terlintas dipikirannya. Makanan yang seringkali membuat bunda ngidam, seperti makan-makanan pedas, buah-buahan, es krim, dan lain sebagainya. Jika tidak dituruti, ada mitos bahwa bayi akan jadi ngiler atau bahkan ileran.

Tentu bunda tidak ingin kan jika si kecil jadi ileran ? Jangan khawatir bun. Sebelum kita meyakini bahwa ‘ngidam yang tidak dituruti adalah penyebab bayi ileran’. Kita harus telusuri terlebih dahulu apa penyebab sebenarnya yang membuat si kecil jadi ileran. Mari simak informasi berikut ini terlebih dahulu.

Apa penyebab bayi ngiler ?

Dilansir dari alodokter.com, Bayi banyak mengeluarkan air liur, sebenarnya suatu hal yang wajar terjadi, lantaran belum bisa menelan dan menahan keluarnya air liur. Selain itu, ada pula faktor lain yang memengaruhinya, misalnya proses pertumbuhan gigi, yang menyebabkan bayi lebih banyak mengeluarkan air liur.

Masih dilansir dari alodokter.com, penyebab bayi ngiler dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yakni :

  • Pertumbuhan Gigi

Pada usia Si Kecil yang menginjak 3-6 bulan, Si Kecil akan mulai mengalami pertumbuhan gigi. Dan pertumbuhan gigi inilah yang akan menyebabkan Si Kecil jadi mudah ngiler atau keluar air liur yang berlebihan.

  • Kelainan Saraf

Kelainan saraf dapat terjadi oleh sebagian bayi. Kelainan saraf yang dimaksud disini adalah kelainan saraf cerebral palsy. Kelainan saraf ini dapat merangsang bayi untuk mengeluarkan air liur berlebih, karena Si Kecil kurang memiliki kemampuan untuk menutup mulut dan menelan ludah dengan baik.

  • Refluks

Refluks merupakan salah satu penyebab si kecil mengalami kelebihan air liur. Karena refluks ini menyebabkan si kecil kesulitan untuk menelan air liur. Hal ini terjadi akibat rasa panas dan perih akibat asam lambung di tenggorokan bayi.

Nah, sekarang bunda sudah tahu kan, apa penyebab bayi jadi ngiler ? Baik. Jadi, pernyataan yang menyebutkan bahwa penyebab bayi ngiler adalah ngidam yang tidak dituruti, semua itu HOAX alias MITOS.

ngidam ngiler
Photo by Sharon McCutcheon from Pexels

Jika ibu hamil ngidam, “Dituruti” atau “Diabaikan”

Jika ibu hamil ngidam dan mampu berdampak positif bagi ibu dan buah hati maka turuti saja apa keinginannya. Namun, jika bunda ngidam dan dikhawatirkan dapat berdampak negatif terhadap kondisi ibu dan buah hati, maka lebih baik ngidam yang seperti ini dihindari.

Seperti halnya, saat bunda memiliki riwayat diabetes, maka hindari ngidam makanan yang manis-manis. Batasi pula ngidam makanan yang berkalori tinggi dan makanan yang mengandung lemak jenuh, karena hanya akan memicu kenaikan berat badan yang berlebihan. Oleh karena itu, bunda perlu tetap menerapkan pola hidup yang sehat, makan-makanan yang bergizi seperti sayur-sayuran agar bunda dan Si Buah Hati tetap dalam keadaan sehat dan bugar.

Makanan yang bergizi untuk ibu hamil

Dikutip dari alodokter.com, berikut ini ada beberapa makanan bergizi yang sebaiknya bunda konsumsi sehari-hari :

  1. Telur

Telur adalah salah satu makanan yang direkomendasikan untuk ibu hamil karena telur mengandung berbagai macam nutrisi baik untuk tubuh, seperti kalori, protein, lemak, vitamin dan mineral. Telur juga mengandung kolin yang bermanfaat untuk kesehatan otak dan perkembangan janin.

  1. Produk olahan susu

Ada berbagai macam produk olahan susu yang dapat bunda konsumsi, seperti misalnya, yoghurt dan keju. Susu mengandung protein dan kalsium yang dapat memenuhi kebutuhan ibu dan  janin. Sementara, produk olahannya seperti yoghurt dapat membantu mengurangi risiko komplikasi selama masa kehamilan.

  1. Daging tanpa lemak

Daging merupakan salah satu makanan sumber zat besi. Zat besi ini akan merangsang pembentukan sel darah merah. Sel darah merah mempunyai peran penting, yaitu mengantarkan oksigen ke semua sel dalam tubuh. Oleh karena itu, bunda perlu mencukupi nutrisi harian agar bunda tidak terkena risiko anemia dan bayi dapat lahir secara normal.

  1. Mangga

Mangga mengandung banyak vitamin, seperti kalium, vitamin C, dan vitamin A yang tinggi. Kandungan vitamin A yang tinggi di dalam mangga berfungsi sebagai antioksidan, membantu sistem kekebalan tubuh, serta penglihatan dan sistem saraf bayi. Kalium dalam buah mangga juga berfungsi untuk menjaga tekanan darah.

  1. Jeruk

Jeruk mengandung vitamin C yang baik bagi tubuh. Selain mengandung vitamin C, jeruk juga mengandung asam folat dan serat. Kandungan asam folat yang tinggi pada jeruk dapat membantu perkembangan otak dan saraf tulang belakang pada janin. Dengan demikian dapat mencegah janin terlahir dengan cacat.

  1. Pisang

Pisang adalah salah satu buah yang direkomendasikan untuk ibu hamil. Buah pisang mengandung vitamin B6 yang baik dikonsumsi untuk ibu hamil, terlebih saat trimester pertama. Makan buah pisang saat trimester pertama dapat mengurangi rasa mual yang biasa dialami oleh ibu hamil saat trimester pertama. Selain itu, pisang juga memiliki manfaat untuk mengatur keseimbangan cairan saat masa kehamilan.

Nah itu dia beberapa makanan bergizi yang direkomendasikan untuk ibu hamil. Pada dasarnya ibu hamil boleh mengonsumsi makanan yang bergizi saat ngidam, namun jika makanan yang dikonsumsi justru dapat membawa dampak negatif , lebih baik bunda menghindarinya.

Dan perlu ditegaskan sekali lagi, Si Kecil yang ngiler atau mengeluarkan air liur berlebih, penyebabnya bukan dari ngidam ibu hamil yang tidak dituruti, melainkan karena beberapa faktor yang telah disebutkan di atas. Jadi, pernyataan tersebut hanya MITOS dan bukan FAKTA.

Referensi

Artikel Terkait

Ibu Hamil ingin diet, apa boleh?

Ibu Hamil ingin diet, apa boleh?

Ibu Hamil Menjalankan Program Diet, Apakah Boleh?

diet hamil
Photo by Daria Shevtsova from Pexels

Wanita memang selalu ingin tampil cantik di manapun dan dalam keadaan apapun. Ada ibu hamil yang tetap ingin tampil cantik dengan cara menggunakan skincare saat hamil. Maka tidak heran lagi jika ada wanita yang tetap menjalankan program diet sekalipun dirinya tengah mengandung seorang janin. 

Padahal saat mengandung seorang janin, bunda bukan hanya memberikan nutrisi untuk dirinya sendiri, melainkan juga memberikan nutrisi untuk Si Buah Hati yang ada di dalam kandungannya. Oleh karena itu, bunda juga kerap merasa khawatir dengan kenaikan berat badan yang berlebih. Dan pada akhirnya,  beberapa ibu hamil tetap bertekad untuk menjalankan program diet.

Apakah boleh wanita hamil menjalankan program diet?

Saat bunda sedang hamil, tentu bunda sangat membutuhkan banyak nutrisi dan kalori yang cukup agar nutrisi harian bunda dan Si Kecil dapat terpenuhi. Karena nutrisi ini sangat penting untuk kesehatan bunda dan perkembangan janin yang optimal. Oleh karena itu, ibu hamil tidak dianjurkan untuk melakukan program diet. Sayangilah janin yang ada di dalam perut bunda. Berikan nutrisi yang terbaik untuknya, agar Si Kecil dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Jika bunda tetap menjalankan program diet, bukan hanya akan menurunkan berat badan bunda, mungkin juga akan mengurangi nutrisi-nutrisi yang sangat dibutuhkan selama masa kehamilan. Daripada mengikuti program diet, alangkah baiknya jika bunda melakukan pijat khusus ibu hamil yang akan membuat badan bunda jauh lebih segar dan dapat meningkatkan stamina saat kehamilan. Tentu dengan anjuran dari dokter ya bunda.

diet hamil
Photo by i yunmai on Unsplash

Berapa kenaikan berat badan yang ideal bagi ibu hamil?

Penting untuk bunda ketahui, kenaikan berat badan pada ibu hamil tidak boleh melebihi batas prediksi, karena jika berat badan bunda melebihi prediksi, maka bunda cenderung akan melahirkan bayi dengan berat badan yang melebihi batas normal. Hal ini tentu berbahaya bagi bunda maupun bayi, karena bayi dapat lahir secara prematur atau bahkan bunda harus melahirkan bayi tersebut dengan jalan operasi Caesar.

Dilansir dari hellosehat.com, ada rekomendasi dari Institut of Medicine mengenai kenaikan berat badan yang normal bagi ibu hamil kira-kira :

  • Jika berat badan ibu diawali dengan berat badan di bawah normal (dengan BMI di bawah 18.5), ibu perlu menaikkan berat sekitar 12.7 hingga 18 kg.
  • Jika berat badan ibu diawali dengan berat badan normal (dengan BMI 18.5-24.9), ibu perlu menaikkan berat sekitar 11.3 hingga 15.8 kg.
  • Jika berat badan ibu diawali dengan berat badan di atas normal (dengan BMI 25-29.9), ibu perlu menaikkan berat sekitar 6.8 hingga 11.3 kg.
  • Jika berat badan ibu diawali dengan berat badan kegemukan (dengan BMI di atas 30), ibu perlu menaikkan berat sekitar 5 hingga 9 kg.

Berbeda halnya jika bunda mengandung bayi kembar:

  • Jika berat badan ibu diawali dengan berat badan normal, ibu perlu menaikkan berat sekitar 16.7 hingga 24.5 kg.
  • Jika berat badan ibu diawali dengan berat badan di atas normal, ibu perlu menaikkan berat sekitar 14 hingga 22.6 kg.
  • Jika berat badan ibu diawali dengan berat badan yang kegemukan, ibu perlu menaikkan berat sekitar 11.3 hingga 19 kg.
diet hamil

Pola makan sehat untuk ibu hamil

Di kutip dari laman doktersehat.com, ada 10 pola makan sehat yang disarankan untuk ibu hamil :

  1. Sarapan yang bergizi setiap hari

Jangan beranggapan bahwa melewatkan sarapan dapat menurunkan berat badan, belum tentu bunda. Justru ketika bunda melewatkan sarapan pada pagi hari, akan meningkatkan peluang bunda untuk menyantap makan siang dengan porsi yang lebih banyak. Selain itu, melewatkan sarapan pada pagi hari juga akan mengakibatkan metabolisme menurun. Oleh karena itu, jangan lewatkan sarapan pada pagi hari.

  1. Konsumsi makanan yang berserat tinggi

Makanan yang berserat tinggi memiliki banyak manfaat, salah satu contohnya adalah melancarkan sistem pencernaan. Konsumsi makanan yang berserat tinggi juga akan menyehatkan tubuh. Dan kabar baiknya, makanan berserat tidak memiliki kandungan kalori yang tinggi. Jadi aman untuk bunda konsumsi.

  1. Tetap mengonsumsi karbohidrat

Karbohidrat adalah sumber tenaga bagi tubuh. Jika tidak mengonsumsi karbohidrat, maka tubuh akan mudah lemas, letih dan lesu.  Karbohidrat juga memiliki kandungan serat, seperti gandum, beras merah, oat dan umbi-umbian. Oleh karena itu, jangan khawatir untuk tetap mengonsumsi karbohidrat sehari-hari ya bunda.

  1. Konsumsi makanan sumber protein

Makanan sumber protein sangatlah penting untuk bunda konsumsi. Karena protein dapat membantu menyehatkan perkembangan janin yang ada di dalam perut bunda. Kandungan protein bisa bunda temukan didalam putih telur, susu, daging tanpa lemak dan lainnya.

  1. Konsumsi cairan yang cukup

Konsumsi cairan yang cukup sangat penting untuk diperhatikan . Kandungan air dalam tubuh manusia pun sekitar 60 % – 70 % dari berat tubuh manusia. Dengan mengonsumsi cairan yang cukup akan membantu mencerna serat. Oleh karena itu, ada studi yang menyarankan untuk mengonsumsi 8-10 gelas dalam sehari agar tubuh tidak mengalami dehidrasi.

  1. Memilih pengolahan makanan yang tepat

Cara pengolahan makan yang paling banyak digunakan adalah  dengan menggunakan minyak. Tanpa disadari hampir setiap makanan yang kita konsumsi diolah dengan menggunakan minyak. Oleh karena itu, selama hamil pilihlah cara pengolahan makanan yang lain, seperti direbus, kukus, bakar ataupun dipanggang. Tentu pengolahan yang seperti ini lebih menyehatkan bagi tubuh.

  1. Kurangi konsumsi gula dan lemak

Dengan mengurangi konsumsi gula dan lemak, maka memiliki tubuh ideal dapat bunda wujudkan. Karena konsumsi gula dan lemak yang berlebihan adalah salah satu penyebab kegemukan. Dengan demikian, bunda dapat mencoba untuk mulai mengurangi cemilan dan gorengan yang mengandung gula dan lemak yang tinggi.

  1. Perbanyak konsumsi buah dan sayuran

Sudah tidak diragukan lagi, jika konsumsi buah dan sayuran adalah pilihan terbaik untuk memenuhi nutrisi harian bunda. Buah dan sayuran memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh karena mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Tidak hanya itu, buah dan sayuran juga tidak mengandung banyak kalori sehingga aman untuk dikonsumsi sehari-hari.

  1. Tidak perlu makan 2 kali lipat

Tidak perlu makan 2 kali lipat artinya bunda hanya cukup mengonsumsi beberapa porsi nasi yang sama dengan kebutuhan kalori bunda saat sebelum hamil. Bunda hanya disarankan untuk mengonsumsi asupan yang bergizi dan teratur, karena dengan asupan yang bergizi inilah kebutuhan nutrisi bunda dan Si Kecil dapat terpenuhi.

  1. Mengganti cemilan dengan yang lebih sehat

Cemilan merupakan salah satu makanan yang digemari oleh ibu hamil. Cemilan seperti cake, es krim, cokelat, makanan pedas dapat bunda ganti dengan cemilan yang lebih sehat. Kacang-kacangan seperti almond dan mete dapat menjadi pengganti cemilan yang menyehatkan. Selain itu, mengganti cemilan dengan buah-buahan pun cukup disarankan, seperti buah pisang, buah alpukat dan buah yang lainnya.

Referensi

Artikel Terkait

Hasil Testpack tidak akurat? kenali sebabnya

Hasil Testpack tidak akurat? kenali sebabnya

Hasil TestPack Tidak Akurat? Mungkin ini Penyebabnya!

hasil akurat
Photo from pexels

Penting untuk bunda ketahui,  bahwa hasil testpack tidak akurat tentu akan membingungkan dan mengecewakan hati bunda.  Kenapa tidak? Hasil tes menunjukan bahwa bunda positif hamil, namun setelah cek ke dokter , ternyata hasilnya negatif. Tentu hal tersebut cukup mengecewakan, bukan? Apakah bunda pernah mengalaminya?

Hasil testpack yang tidak akurat dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Sebelum lanjut ke informasi selanjutnya, apakah bunda tahu, apa itu testpack ? Testpack adalah alat uji kehamilan yang digunakan seorang wanita untuk mengetahui apakah dirinya sedang mengandung seorang janin atau tidak. Alat uji kehamilan yang bisa dipakai di rumah ini bekerja dengan cara menganalisa tingkat hormon hCG atau human Chorionic Gonadotrophin.

Hormon tersebut adalah hormon peptida yang diproduksi tubuh saat masa hamil. Tepat setelah adanya proses pembuahan, plasenta memproduksi hCG untuk menjaga produksi hormon progesterone. Seperti yang bunda ketahui, hormon progesterone merupakan hormon yang penting dalam masa kehamilan. Hormon hCG sering sekali digunakan untuk memeriksa adanya kehamilan atau tidak. Keberadaan hormon hCG ini tentu sangat menentukan apakah hasil tes positif atau negatif. Saat bunda melakukan tes kehamilan di rumah dan hasilnya positif, namun setelah tes ke dokter ternyata hasilnya negatif, hal ini dapat terjadi karena hasil tes yang tidak akurat.

Penyebab hasil testpack tidak akurat

hasil akurat
Image by Pexels from Pixabay

Hasil tes tidak akurat tentu dapat di sebabkan oleh beberapa faktor, dikutip dari laman theasianparent.com, berikut diantaranya :

  1. Kehamilan Kimiawi

Kehamilan kimiawi adalah peristiwa gugurnya janin setelah sel telur yang telah dibuahi melakukan implantasi atau proses menempelnya sel telur pada dinding rahim.  Beberapa kasus keguguran terjadi karena kehamilan kimiawi. Kehamilan kimiawi dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kondisi rahim yang tidak normal, hamil di luar kandungan, penyakit sifilis, hamil diusia 35 tahun ke atas dan lain sebagainya.

  1. Keguguran

Setelah bunda mengalami keguguran, hormon hCG ini akan terus ada dan akan terus berkurang sedikit demi sedikit. Memang proses berkurangnya hormon hCG ini cukup lambat setelah terjadinya keguguran tadi. Hormon hCG akan tetap ada dalam darah dan air seni hingga 6 minggu setelah keguguran. Itulah sebabnya mengapa saat bunda melakukan tes kehamilan, bunda akan tetap melihat hasilnya positif, padahal sudah tidak ada janin dalam perut bunda.

  1. Kesalahan Penggunaan

Hasil testpack yang tidak akurat dapat terjadi karena ada kesalahan dalam penggunaan. Contohnya seperti penggunaan yang terlalu dini, tidak mengikuti petunjuk dalam kemasan, serta tidak tahu bagaimana cara menggunakan testpack.

Oleh karena itu, pastikan bahwa bunda sudah memahami bagaimana cara menggunakan testpack dengan benar dan pastikan lagi bahwa bunda berada di siklus masa subur.

  1. Obat-obatan

Obat-obatan seperti obat kesuburan yang mengandung hCG sintetis adalah obat yang merangsang folikuler melepaskan sel telur yang matang untuk dibuahi. hCG sintetis ini dapat menyebabkan hasil testpack tidak akurat karena terlihat positif padahal sebenarnya belum hamil. Selain obat kesuburan, ada juga obat lain yang dapat menyebabkan hasil testpack tidak akurat, seperti obat anti cemas, obat anti psikotik, anti-histamin, dan anti-konvulsan.

  1. Kehamilan Ektopik (hamil di luar rahim)

Kehamilan ektopik adalah hamil di luar rahim atau di luar kandungan. Kondisi ini menyebabkan pendarahan dari vagina dan nyeri hebat di panggul atau perut bawah. Pada kehamilan ektopik, sel telur yang telah dibuahi tidak menempel pada rahim, melainkan pada organ lain. Akan tetapi, hormon hCG tetap ada. Hal ini lah yang dapat mengakibatkan tes kehamilan terlihat positif, padahal dalam kandungan tidak ada janin.

  1. Garis Evaporasi

Garis evaporasi adalah garis pada hasil test pack yang disebabkan oleh penguapan urine pada hasil tes kehamilan. Garis evaporasi ini biasanya tidak berwarna dan sangat samar dan bisa muncul pada tes kehamilan apapun.  Bisa muncul dalam tes kehamilan positif dan bisa muncul juga pada tes kehamilan negatif. Hal itu tentu akan membuat hasil tes tidak akurat.

Itulah beberapa penyebab hasil tes kehamilan bunda tidak akurat. Hasil tes yang positif harus  ditindaklanjuti dengan pemeriksaan ke dokter. Karena dokter akan memeriksa apakah bunda benar-benar hamil atau tidak. Begitupun saat hasilnya negatif, bunda perlu melakukan tes kehamilan lagi saat bunda benar-benar merasakan tanda-tanda hamil. Karena barangkali hasil tes tidak akurat dan bunda ternyata hamil.

Referensi

Artikel Terkait

Test Pack untuk Tes Kehamilan

Test Pack untuk Tes Kehamilan

Test Pack untuk Tes Kehamilan

test pack kehamilan
Photo from pexels

Test pack biasanya digunakan untuk tes kehamilan. Namun, bagaimana cara menggunakan test pack yang benar agar hasilnya bisa akurat? Sebelum itu, mari kita simak penjelasan berikut ini!

Test Pack

Test pack adalah alat uji kehamilan yang digunakan seorang wanita untuk mengetahui apakah dirinya sedang mengandung seorang janin atau tidak. Apakah mengalami risiko keguguran atau tidak. Jika wanita tersebut memiliki hormon chorionic gonadotropin atau biasa disingkat hCG, maka wanita tersebut masuk dalam salah satu kategori tanda-tanda wanita hamil.

Saat hamil, hormon hCG ini melonjak cukup tajam, karena hormon ini diproduksi setelah sel telur dibuahi dan menempel didinding. Umumnya terjadi sekitar enam hari setelah pembuahan terjadi.

Jenis-jenis Test Pack

Dilansir dari alodokter.com, ada beberapa jenis testpack untuk mendeteksi kehamilan. Untuk lebih jelasnya simak informasi di bawah ini :

  • Sampel Urine

Sampel urine ternyata dapat di gunakan untuk membantu menguji kehamilan. Dengan satu buah jenis test pack, bunda dapat melakukannya di rumah maupun di klinik. Untuk sampel urine ini sendiri ada beberapa jenis tespack, yaitu testpack celup, testpack tetes, dan testpack yang diletakan pada aliran urine.Selain ada bermacam-macam jenis testpack, ada juga aturan pemakaiannya, saat pagi hari atau malam hari.

  • Sampel Darah

Tes kehamilan dengan sampel darah dinilai lebih akurat dibandingkan dengan sampel urine. Hanya saja, jika menggunakan sampel darah harus dilakukan oleh dokter, biayanya lebih mahal, bahkan waktunya lebih lama.Tes kehamilan dengan sampel darah ini ada dua macam, yaitu tes darah hCG kualitatif dan tes hCG kuantitatif. Tes darah hCG kualitatif lebih akurat dibanding yang kuantitatif, karena akan diketahui apakah tubuh memproduksi hCG atau tidak.

Waktu yang tepat untuk tes kehamilan

Ada sebagian dokter yang menyarankan untuk  melakukan tes kehamilan di pagi hari karena pada saat itu konsentrasi hormon dalam urine sangat tinggi. Namun, kebanyakan orang berprasangka bahwa melakukan tes kehamilan dapat dilakukan kapan saja.

Memang tidak dipungkiri hasil tes kehamilan yang berbeda tergantung pada seberapa cepat bunda melakukan tes dan kapan waktu pembuahannya. Namun, ada yang perlu bunda perhatikan, bahwa ketika bunda melakukan tes setelah satu minggu, hasilnya akan lebih akurat dibandingkan satu hari setelah tanggal terlambat haid.

Itu dikarenakan kadar hCG dalam darah dan urine setelah satu minggu cukup tinggi. Terlebih bunda melakukannya pada pagi hari. Jika usia kandungan lebih dari 5 minggu, maka bunda bisa melakukannya kapan saja, pagi, siang, sore, maupun malam. Hal ini dapat terjadi karena hasil tes akan menunjukan hasil yang sama.

Cara menggunakan testpack di rumah

hasil akurat
Photo from pexels

Sebelum lanjut ke informasi cara menggunakan testpack, ada beberapa alat dan bahan yang harus dipersiapkan terlebih dahulu, dilansir dari hellosehat.com :

  • Alat Test (Testpack)
  • Penanda waktu (jam)
  • Wadah sampel
  • Pipet kecil

Setelah menyiapkan alat dan bahan di atas, kini saatnya bunda memulai tes kehamilan.

  1. Mencuci kedua tangan dengan sabun terlebih dahulu, pastikan kedua tangan dicuci hingga bersih.
  2. Buka wadah sampel yang masih baru dan belum pernah digunakan. Pastikan juga bunda memegang alat tes kehamilan tersebut dengan hati-hati, jangan sampai terjatuh.
  3. Setelah semuanya dipastikan bersih, bunda bisa langsung mengumpulkan sampel urine. Sampel urine dapat dikumpulkan dalam sebuah wadah yang telah dipersiapkan tadi.
  4. Setelah sampel urine diletakan dalam sebuah wadah kecil, bunda dapat langsung menggunakan pipet kecil untuk mengambil sampel urine tersebut.
  5. Setelah pipet berisi sampel urine, kini saatnya bunda menetesken sedikit urine ke alat tes yang di gunakan.
  6. Ada cara lain yaitu, bunda juga bisa mencelupkan alat tes kehamilan ke wadah sampel urine yang digunakan. Tapi ingat, kumpulkan sampel urine selama 5-10 detik terlebih dahulu.

Menunggu hasil tes kehamilan

Untuk menunggu hasil tes kehamilan ini, bunda bisa meletakkan alat tes ini pada tempat kering. Pastikan bahwa bagian yang menunjukkan hasil tes menghadap ke atas. Tunggu hingga beberapa menit sampai hasil dari tes kehamilan muncul ke permukaan. Pada beberapa tes-tes tertentu mungkin hanya membutuhkan waktu kurang dari 5 menit. Namun, bunda jangan khawatir karena ada pula alat yang harus menunggu hingga 10 menit.

Hasil tes kehamilan

Untuk hasil tes kehamilan, tentu setiap invidu menggunakan testpack yang berbeda dan  hasilnya pun bisa berbeda. Oleh karena itu perlu memerhatikan simbol-simbol yang mungkin bunda lihat. Masih dilansir dari hellosehat.com, berikut ini beberapa simbolnya :

  • Garis berwarna merah muda atau biru
  • Tanda berwarna merah berbentuk tanda tambah atau tanda kurang
  • Perubahan warna  tertentu pada alat
  • Kata-kata hamil atau tidak hamil, sesuai dengan hasil yang sesungguhnya

Nah itu dia beberapa informasi mengenai testpack dan segala sesuatu yang berhubungan dengan testpack. Jangan lupa untuk tetap konsultasikan kehamilan bunda di dokter kandungan ya bund dan konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan dengan rutin.

Referensi

Artikel Terkait

Apakah Tanda-tanda Hamil ini Pernah Bunda Alami?

Apakah Tanda-tanda Hamil ini Pernah Bunda Alami?

Apakah Tanda-tanda Hamil Dibawah ini Pernah Bunda Alami?

tanda
Image by Julia Fiedler from Pixabay

Mengetahui tanda-tanda hamil adalah salah satu faktor penting untuk menjaga janin agar tetap dalam keadaan aman dan sehat. Ketika bunda sudah mengetahui tanda-tanda hamil dan sudah benar-benar dipastikan hamil, otomatis bunda akan berusaha sekuat tenaga untuk menghindari makanan-makanan yang meningkatkan risiko keguguran. Lalu apa yang terjadi, jika bunda tidak mengetahui bahwa bunda sedang hamil ?

Mengapa Harus Mengetahui Tanda-tanda Hamil ?

Tentu yang akan terjadi adalah bunda tidak dapat menghindari makanan-makanan yang dapat meningkatkan risiko keguguran. Pada akhirnya, hal yang tidak diinginkan pun dapat terjadi. Ya, keguguran dapat terjadi pada ibu yang sedang hamil, terlebih jika wanita tersebut tidak mengetahui bahwa dirinya sedang hamil.

Coba bayangkan, setelah sekian lama menantikan kelahiran buah hati, mendambakan datangnya anggota baru dalam keluarga, tiba-tiba peristiwa buruk terjadi, yaitu keguguran. Keguguran dapat terjadi akibat bunda kurang memerhatikan kondisi Si Kecil.  Memang hal tersebut seringkali tidak diduga. Namun, itulah kenyataannya.

Oleh karena itu, bunda perlu memperhatikan kondisi janin bunda, dengan cara mengetahui hal-hal yang dapat mencegah risiko keguguran. Makan makanan yang bergizi, jaga berat badan agar tetap ideal, serta menerapkan pola hidup yang bersih dan sehat. Terkhusus untuk bunda yang memiliki makanan favorit seperti, es krim dan makanan-makanan pedas. Apakah makanan favorit tersebut boleh dikonsumsi ibu hamil? Belum tentu!

Bagaimana jika bunda mengonsumsi es krim dan mengonsumsi makanan pedas dengan berlebihan saat hamil muda? Padahal saat itu bunda sedang tidak mengetahui bahwa bunda sedang dalam keadaan hamil? Tentu kondisi ini cukup mengkhawatirkan ya bun. Baik. Sudah saatnya bunda mengetahui tanda-tanda hamil di bawah ini. 

Photo by Gliezl Bancal on Unsplash

Tanda-tanda Hamil yang Mungkin Pernah Bunda Alami

  1. Telat Menstruasi

Jika bunda memiliki siklus menstruasiyang teratur setiap bulan dan tidak pernah telat datang bulan, ciri-ciri yang satu ini dapat menjadi tanda-tanda tanda bahwa bunda sedang hamil. Namun, jika bunda memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur, telatnya menstruasi mungkin sudah hal yang biasa.

  1. Mual dan Muntah (Morning Sickness)

Mual dan muntah memang tidak selalu dapat menjadi patokan bahwa bunda sedang hamil. Karena seseorang yang masuk anginpun terkadang diiringi dengan mual dan muntah. Bedanya ketika bunda sedang hamil, mual dan muntah hanya terjadi pada pagi hari atau malam hari saja. Ditambah ketika bunda juga sedang telat datang bulan, kemungkinan bunda hamil cukup besar.

  1. Sensitif bau makanan

Saat bunda sedang hamil, bunda akan lebih sensitif terhadap bau-bau makanan atau bahkan bau tersebut dapat memicu mual dan muntah.  Terkadang makanan kesukaan pun dapat menjadi makanan yang paling tidak disuka saat hamil. Hal ini kemungkinan terjadi karena ada efek samping dari peningkatan jumlah hormon estrogen pada ibu hamil.

  1. Payudara terasa sakit

Tanda-tanda hamil yang satu ini mungkin hampir semua bunda mengalaminya. Yaitu kondisi di mana payudara akan terasa lebih sensitif dan membesar ketika hamil. Hal ini disebabkan karena meningkatnya kadar hormon pada ibu hamil. Rasa sakit yang dirasakan harus bunda hadapi dengan penuh kesabaran dan kekuatan, karena rasa sakit dan tidak nyaman ini akan berkurang setelah trimester pertama.

  1. Perubahan mood

Perubahan mood memang seringkali terjadi pada wanita yang sedang hamil. Perubahaan mood satu ini terkadang juga sulit terkendali karena peningkatan emosi, perasaan tertekan, mudah cemas dan mudah letih membuat bunda mudah merasa marah dan kesal.

  1. Kelelahan

Bunda lebih mudah mengalami kelelahan dibanding sebelumnya ? Bisa saja ini tanda-tanda bunda sedang mengandung seorang janin. Tanda-tanda yang satu ini seringkali tidak bunda sadari. Karena mungkin bunda sudah terbiasa lelah mengurus rumah tangga. Namun, kelelahan karena faktor kehamilan ini sejatinya berbeda jika benar-benar bunda rasakan. Mual muntah di pagi hari, sering buang air kecil di malam hari, di tambah mengurus rumah tangga tentu hal ini begitu melelahkan.

  1. Perut Kembung

Salah satu tanda-tanda hamil yang jarang disadari adalah perut terasa kembung. Gejala yang satu ini hampir mirip dengan gejala saat menjelang menstruasi. Perut kembung ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya, meningkatnya hormon progesteron, bayi dalam perut semakin mengembang dan menekan perut, selain itu adanya gas berlebih yang masuk ke dalam pencernaan. Sebenarnya ada tanda-tanda hamil lain yang ada di perut, yaitu terjadinya kram perut, bahkan ngidam.

  1. Tes Kehamilan

Tes kehamilan dapat bunda lakukan dengan mudah dan menggunakan salah satu alat bantu tes kehamilan, yaitu testpackTestpack adalah alat pendeteksi hormon kehamilan, human chorionic gonadotropin (HCG) yang biasanya terdapat dalam urine ibu hamil. Disarankan untuk menggunakan testpack saat bunda sudah mengalami terlambat menstruasi. Karena penggunaan testpack yang terlalu dini bisa menyebabkan hasil tes tidak akurat.

Nah, apakah bunda pernah mengalami tanda-tanda hamil di atas? Jika iya, poin nomor berapa yang menurut bunda paling bunda rasakan? Setelah bunda mengetahui tanda-tanda hamil di atas dan hampir semuanya bunda alami, jangan lupa bunda harus tetap tes kehamilan dan konsultasikan ke dokter ya.

Referensi

Artikel Terkait

8 Tips ampuh untuk mencegah keguguran

8 Tips ampuh untuk mencegah keguguran

Ternyata Ini 8 Tips Ampuh untuk Mencegah Keguguran

tips ampuh keguguran
Photo by Brooke Lark on Unsplash

Berbicara mengenai keguguran, jika dilihat dari sisi usia, wanita yang sudah berusia di atas 40 tahun lebih berisiko untuk mengalami keguguran, karena ovum atau sel telur yang dimiliki seorang wanita di usia yang cukup tua sudah tidak subur seperti saat usia masih produktif. Berbeda ketika hamil di usia produktif,  kondisi ovum dan sel telur sedang dalam keadaan subur dan dengan jumlah yang cukup banyak. Jumlah sel telur ini akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia.

Dengan begitu, wanita yang hamil diusia tua harus lebih berhati-hati terhadap kondisi kandungannya, karena lebih berisiko untuk mengalami keguguran. Perlu kita ketahui, bahwa masalah keguguran di usia tua terjadi akibat gangguan kromosom atau masalah genetika pada bayi. Selain risiko keguguran, ada juga risiko-risiko lain yang dapat terjadi pada wanita hamil. Seperti kelahiran bayi dengan kondisi Down Syndrome, kelahiran prematur, dan beberapa risiko lainnya yang kemungkinan dapat terjadi pada ibu hamil berusia diatas 40 tahun.Namun tidak menutup kemungkinan, bahwa bunda yang hamil di usia muda juga bisa mengalami keguguran. Maka dari itu, bunda yang hamil pada usia berapapun harus menjaga kondisi kehamilannya agar tetap terjaga dengan baik. Tetap berpikir positif dan jauhi pikiran yang negatif, karena hal ini akan berdampak pada kondisi janin.

Oleh karena itu, wanita yang sedang hamil baik itu di usia muda maupun usia tua, perlu memperhatikan pentingnya mencegah risiko keguguran. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan wanita hamil untuk mencegah risiko keguguran.

10 Tips ampuh untuk mencegah keguguran . Simak yuk!

tips ampuh keguguran
Photo by Dominika Roseclay from Pexels
  1. Konsumsi makanan untuk menguatkan kandungan

Dikutip dari honestdocs.id, ada beberapa makanan yang dapat menjadi penguat kandungan. Beberapa makanan di bawah ini di anjurkan untuk ibu hamil karena dapat membantu menguatkan kandungan dan mencegah risiko keguguran.

  • Alpukat
  • Telur
  • Madu
  • Kacang-kacangan
  • Apel
  • Susu
  • Ubi Jalar
  • Kurma
  • Daging bebas lemak

Ada berbagai mitos mengenai makanan yang menyebabkan keguguran. Salah satu contohnya adalah buah nanas. Mitos buah nanas sebagai penyebab keguguran ternyata hanyalah HOAX. Buah nanas boleh dikonsumsi, namun tidak boleh berlebihan. Ada lagi yang perlu bunda perhatikan, bahwa ternyata makanan pedas dan makanan yang banyak mengandung gula seperti es krim  juga tidak boleh dikonsumsi terlalu berlebihan, konsumsi setiap makanan dengan sewajarnya ya bunda.

  1. Istirahat yang cukup

Istirahat yang cukup tentu sangat diperlukan oleh ibu hamil. Terlebih bagi bunda yang sedang dalam keadaan hamil muda. Hal ini sangat diperlukan, karena dapat membuat tubuh jauh lebih segar, mengurangi kelelahan dari aktivitas fisik sehari-hari, serta dapat meningkatkan stamina tubuh.

  1. Hindari mengangkat beban yang berat

Mengangkat beban yang berat, harus bunda hindari saat sedang hamil. Hal ini dikarenakan ibu hamil yang mengangkat beban berat akan membuat otot perutnya ikut bekerja. Akibatnya janin bisa terlepas dari dinding rahim dan otot dinding rahim mengalami peregangan.

  1. Kendalikan stress

Stress seringkali melanda ibu hamil. Ibu hamil yang sedang stress akan sulit makan, bahkan tidak memiliki selera makan sama sekali. Sehingga hal ini dapat membahayakan janin yang ada di dalam kandungan. Oleh karena itu, kendalikan stress dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan.

  1. Gunakan pakaian yang longgar

Mengapa ibu hamil perlu menggunakan pakaian yang longgar? Pakaian yang longgar akan menjaga rahim untuk tetap dalam keadaan normal. Jika wanita tetap memaksakan diri untuk berpakaian ketat saat hamil, dikhawatirkan perkembangan janin dapat terganggu. Selain itu pakaian ketat juga dapat menyebabkan kondisi rahim tertekan. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan untuk menggunakan pakaian yang longgar.

  1. Menjaga psikologis

Mood wanita saat hamil mudah berubah-ubah. Dengan mood yang mudah berubah-ubah akan membuat tekanana darah meningkat. Tekanan darah yang meningkat dapat berpengaruh terhadap kondisi janin. Oleh karena itu, wanita hamil perlu menjaga keseimbangan dan kestabilan mood yang dimiliki.

  1. Jauhi asap rokok

Asap rokok dapat menganggu pernapasan. Terlebih bagi perokok pasif. Perokok pasif justru lebih rentan terkena penyakit pernapasan dibanding perokok aktif. Namun, perokok pasif yang jarang atau bahkan tidak pernah menghirup asap rokok tentu lebih sehat dibandingkan perokok aktif. Oleh karena itu, jauhi asap rokok yang berbahaya ini.

  1. Batasi kafein

Konsumsi kafein yang berlebihan tentu tidak baik bagi kesehatan. Terlebih bagi wanita yang sedang  hamil. Kafein yang dikonsumsi berlebihan, dapat meningkatkan suhu di dalam rahim. Oleh karena itu, wanita hamil perlu membatasi konsumsi kafein dalam setiap harinya.

Laksanakan dan terapkan tips di atas dengan sebaik-baiknya agar tidak mengalami risiko keguguran. Jika sampai mengalami keguguran, rahim bisa luka dan cidera. Tentu tidak inginkan hal itu terjadi pada bunda sebagai seorang wanita ? Mari terapkan pola hidup bersih dan sehat, jangan lupa konsumsi buah-buhan dan sayur-sayuran setiap hari. Semoga artikel ini bermanfaat ya bund.

Referensi

Artikel Terkait

CONNECT WITH US

Follow Us

Copyright 2019. Sahabatlactamond.com